[Valid Atom 1.0] Abdul Hakim Lutfi: September 2012

Wednesday, September 26

Cara Instal Android di Window XP

 Android merupakan operating system yang banyak digunakan pada gadget, handphone, dan tab canggih merk-merk terkenal. Maka tidak ada salahnya jika para pemakai komputer / PC juga ingin merasakan kecanggihan dari sistem operasi Android ini.
Android adalah sistem operasi untuk mobile device yang awalnya dikembangkan oleh Android Inc.,Perusahaan ini kemudian dibeli oleh Google pada tahun 2005. Android dibuat berdasarkan kernel Linux yang dimodifikasi.
Aplikasi Android ditulis dengan bahasa Java, menggunakan Java Core Libraries. Aplikasi Android dijalankan di atas VM bernama Dalvik Virtual Machine.
Pada tutorial ini, akan dijelaskan langkah-langkah membuat aplikasi Android mulai dari instalasi perangkat-perangkat lunak yang diperlukan sampai dapat menjalankan program Hello World pada Android device.

Proses instalasinya dibagi dalam beberapa tahap :
1. Download dan Install Android SDK dan Emulator
2. Install Java
3. Install Eclipse
4. Install the ADT Plugin untuk Eclipse
5. Membuat Aplikasi Hello World

1. Download dan install Android SDK dan Emulator
Donload Adroid SDK di http://developer.android.com/sdk/index.html kemudian instal

2. Install Java
Download Java SE JDK versi 6 di http://www.oracle.com/technetwork/indexes/downloads/index.html. Ikutin prosesnya pastikan yang anda download adalah file jdk-7u7-windows-i586.exe atau versi terbarunya kemudian simpan satu folder dengan android sdk yang sebelumnya sudah di download. Jika sudah selesai download silahkan jalankan file executablenya dengan cara Double klik untuk memulai instalasi java SE.


3. Install Eclipse
Download eclipse di http://www.eclipse.org/downloads Eclipse adalah kode editor professional yang bisa di download secara gratis. Pastikan eclipse yang anda download adalah versi 3.4 ke atas, disarankan anda menggunakan eclipse versi 3.5 yaitu eclipse 3.5 Galileo, saya sendiri pada tutorial kali ini menggunakan eclipse versi 4.2 Juno. Setelah eclipse di download silahkan jalankan eclipse.exe untuk memulai proses instalasi sampai selesai.

 4. Install Install the ADT Plugin untuk eclipse

Buka Eclipse, klik Help > Install New Software.

 - Pada dialog Available Software yang terbuka klik Add…
- Pada dialog Add Site yang muncul, masukan nama remote site (contoh: Android Plugin) pada Name field. Pada Location field, masukkan URL berikut: https://dl-ssl.google.com/android/eclipse/. Klik OK dan tunggu sampai “pending” selesai.



- Kembali ke Available Software view, seharusnya kita bisa melihat “Developer Tools” tertambah pada daftar. Centang checkbox pada Developer Tools yang secara otomatis mencentang pula Android DDMS dan Android Development Tools. Klik Next dan tunggu sebentar.


- Pada dialog Install Detail yang muncul, Android DDMS and Android Development Tools features seharusnya terdaftar. Klik I accept … untuk menyetujui perjanjian lisensi kemudian klik Finish. Tunggu sampai proses fetching selesai. Klik Finish
- Mulai ulang (restart) Eclipse.
Setelah merestart eclipse selanjutnya kita harus menkonfigure ADT agar di kenali oleh eclipse dengan mengarahkannya ke direktory android yang telah kita download di langkah yang pertama, caranya klik menu windows di eclipse, kemudian pilih preference. Klik tulisan android di sebelah kiri kemudian pada SDK Location di jendela seblah kanan klik Browse dan arahkan ke direktori tempat kita menyimpan SDK android yaitu di C:\ android-sdk-windows. Klik Apply – OK
Menambahkan Platform Android dan komponen lainnya.
Caranya :
Jalankan SDK Manager.exe (pada direktori C:\android-sdk-windows).
Pada bagian Available Package, centang SDK Platform Android 4.1 API 16.atau yang terbaru
Klik Install Selected untuk mengunduh kemudian pada kotak dialog selanjutnya klik install.

Setidaknya kita harus menginstall 1 platform agar dapat mengembangkan aplikasi Android. Tergantung untuk Android versi berapa anda ingin mengembangkan aplikasi. Anda dapat mencentang platform lain dan komponen lain (Documentation, Samples, USB Driver, Google APIs) untuk diunduh. Meskipun hal ini direkomendasikan, namun tidak wajib.


Jika tersedia API yang lebih baru dari level 8, set nilainya ke yang paling baru. Biasanya API yang levelnya lebih tinggi mendukung API yang di bawahnya namun belum tentu sebaliknya. Pada satu dua kasus saja (dengan kata lain jarang sekali), cocok ke bawah (backward compatible) tidak dipertahankan.
Jika kotak “Choose Package to Install” muncul secara automatis, pastikan anda mencentang hanya yang anda perlukan. Anggapannya (default-nya), semua platform akan tercentang. Mengunduh semua platform akan memakan waktu yang lama.
Mebuat AVD (Android Virtual Device)
Setelah proses install flatform selesai selanjutnya kita harus membuat AVD terlebih dahulu, caranya klik menu windows -> Android SDK and AVD Manager.








Sampai disini semua proses install android di windows xp sudah selesai, langkah selanjutnya adalah membuat project baru dan menjalankannya.

 4. Mebuat Aplikasi HelloWorld

Pada tahap selanjutnya kita akan membuat project android “helloWorlds”
1. Dari Eclipse, pilih File > New > Project.
2. Pilih Android Project dan klik Next.
3. Isikan field-field dengan nilai berikut:
◦ Project name : HelloWorlds
◦ Application name : Hello, Worlds
◦ Package name : com.example.helloworlds (atau namespace pribadi anda)
◦ CreateActivity : HelloWorlds

4. Centang versi platform pada Build Target, misal: Android 4.1
5. Klik Finish.

Untuk menjalankan aplikasi ini Klik Start - All Program - Android SDK Toll - AVD Manager - klik project yg telah kita buat - Klik Start. 
Setelah loading bebrapa saat maka akan tampil emulator android seperti berikut : 
 


Selamat Mencoba .....


Sumber Nada Sumbang



Friday, September 14

Belajar Reversal Dan Retracement ( Pergantian Trend )

Seandainya Anda bisa dengan mudah membedakan antara Retracement dan Reversal(Pembalikan) maka bukan tidak mungkin apabila Anda bisa membuat keuntungan dengan mudah dalam trading Anda.

Secara sederhana Reversal mudah dimaknai dari Arti katanya = pembalikan(Pergantian tren).
Sedangkan Retracement artinya adalah reversal sementara, atau temporary reversal.
Bisa dibilang sebuah Retracement yang kebablasan berarti Reversal

Bagaimana cara mengidentifikasi suatu Retracement dalam pergerakan harga(chart)

Cara pertama yang cukup populer adalah dengan menggunakan level fibonacci, umumnya nilai atau area retracement akan berkisar di 38,2 % 50,0 % dan 61,8 % sebelum arah bergerak melanjutkan tren secara keseluruhan.
Jika pada kisaran tingkat ini mampu terlewati, kemungkinan besar akan terjadi pembalikan tren.
Untuk lebih jelasnya mari kita lihat ilustrasi gambar dibawah ini:


Area dengan gambar ungu adalah level retracement, pada contoh pertama Retracement terjadi hingga di kisaran 68% level fibonacci, dan pada contoh kedua pada kisaran 50% level fibonacci.
Terlihat pula di gambar bahwa retracement adalah pembalikan tren sementara, untuk kemudian mengikuti tren induk/awal(dalam contoh gambar UpTrend/Bullish)

Cara Kedua, untuk mengidentifikasi suatu retracement adalah dengan menggunakan analisa/teknik pivot point.
Dengan menggunakan pivot points maka trader bertumpu pada hasil kalkulasi support dan resistance, dimana biasanya ada 6 level/titik yg dihitung yaitu, S1 , S2 , S3 dan R1 , R2 , R3. S1 artinya support pertama, R1 artinya Resistance pertama, dst.

Lihat gambar dibawah ini:

Jadi apabila dalam tren naik harga bergerak memantul kembali keatas setelah menyentuh S1, maka ini adalah Retracement. Namun Apabila harga terus menerjang S2, lalu ke S3 maka kemungkinan besar terjadi pembalikan tren=Reversal.


Cara ketiga, mengidentifikasi Retracement adalah dengan menggunakan garis tren/TrendLine. Dasar analisanya adalah apabila garis tren terlewati(break) maka Reversal, apabila memantul kembali itu berarti Retracement.

Kesimpulan:

* Jadi suatu pola pembalikan akan kita identifikasi pertama kali sebagai Retracement. Namun jika Retracement ini kebablasan maka yg terjadi adalah Reversal.

* Meskipun dengan metode-metode seperti yg dipaparkan diatas menunjukkan suatu pola retracement/reversal, namun tetap tidak ada yg memastikan hasil akhir saat hari ini perdagangan ditutup. Pengalaman dan waktu yg cukup didepan layar tetap tidak bisa digantikan yg akan membuat Anda semakin mudah dalam mengidentifikasi retracement ataupun reversal.

* Tabel berikut akan memaparkan perbandingan kriteria antara Reversal dan Retracement, semoga bisa mempermudah bagi Anda dalam membedakan dan mengidentifikasi.
Retracement Reversal
Terjadi saat tren terbentuk dengan kuat atau setelah terjadi pergerakan harga yg kuat. Bisa terjadi kapan saja.
Bersifat sementara(jangka pendek,memantul) Bersifat final
Bersifat teknikal. Bersifat fundamental.(ada berita/kondisi real/pasar yg mempengaruhi)



sumber/acuan/gambar : Babypips.com

Friday, September 7

Jangan Ragu Membuang Racun

Saat-saat yang mayan bikin  enek bagi seorang trader adalah saat ngeliat suatu possi terfloating negatif Iya gak sih? ) Memang bagi sebagian trader, terutama yang masuk kategori swinger, floating menjadi hal yang hampir dianggap “biasa”.

Terus terang saya sendiri dilatih oleh mentor saya untuk menjadi swinger trader. Memang sih, menjadi swinger trader membuat saya lebih nyaman dalam bertrading. Memasang margin hanya sekitar 5% perposisi dengan TP minimal 100 points membuat saya jadi terbiasa melihat posisi yang terfloating minus Tapi… nah ini dia sisi negatifnya Karena sudah terbiasa melihat floating negatif, akhirnya saya menjadi kurang aware untuk melakukan “buang racun” alias cut loss :”> Seringkali saya membiarkan satu posisi terfloating sampai berhari-hari Apalagi ada satu masa saat saya tidak menggunakan stop loss dan hanya melakukan hedging atas suatu posisi sebagai pembatas kerugian. Jadilah…, floating minus menjadi “pemandangan” yang biasa di deretan koleksi posisi saya )

Nah, tapi lama kelamaan, ngeliat suatu posisi terfloating kelamaan ternyata bikin enek juga deh… Apalagi, biasanya ngeliat floating negatif yang berkepanjangan membuat secara psikologis kita ragu untuk melakukan open position. Belum lagi, tentu saja posisi yang terfloating kelamaan menjadi beban tersendiri bagi margin kita.

Seorang temen trader mengatakan floating itu bagian dari trading. Iya sih memang… tapi, itu bukan menjadi alasan untuk membiarkan suatu posisi terfloating terlalu lama. Boleh-boleh saja kita optimis bahwa satu saat harga akan berbalik arah. Tapi, ada baiknya kita pertimbangkan “biaya kesempatan” yang hilang akibat kita memelihara floating negatif tersebut. Seandainya kita tidak membiarkan floating kelamaan, tentunya margin bisa kita pakai untuk mengambil posisi yang lebih “baik”. Lagi pula, gak selamanya matahari akan kembali bersinar setelah mendung menggantung ) Gak selamanya floating minus akan menjadi profit. Bisa-bisa posisi tersebut akhirnya menjadi penyebab MC. Wadduhh… percaya deh… gak enak banged…

Saya bisa kasih saran untuk anda agar berani "membuang racun" posisi floating minus ini karena pengalaman MC saya yang kedua kali berasal dari masalah seperti ini :”> Pengalaman MC pertama saya dikarenakan saat itu memang belum paham dasar analisis Nah, MC kedua, sumbernya karena hobi saya memelihara posisi floating minus (plus margin management yang kedodoran :”>) Jadi, jangan sampai hal yang sama terjadi pada account anda

Apabila anda masih selalu merasa sayang untuk melakukan cut loss, saran saya, selalulah memasang stop loss. Dengan stop loss, posisi anda akan otomatis terclosed sampai batas kerugian yang telah anda tetapkan, sehingga anda tidak terjebak untuk merasa sayang melakukan cut loss.

Trader partner diskusi saya selalu menyarankan untuk jangan ragu “mengakui kesalahan” dengan melakukan cut loss terhadap posisi yang terfloating negatif (thanks to U ) Biasanya memang, setelah posisi “bersih” dari floating negatif, kita bisa berpikir secara lebih tenang untuk menganalisis kondisi pasar dan kembali melakukan open position.

Memang ada saatnya kita percaya bahwa posisi yang kita ambil akan mencapai TP. Tapi ada saatnya pula kita mesti mengakui bahwa posisi yang kita ambil ternyata kurang tepat. Bagi saya, tidak perlu malu untuk mengakui kesalahan, tapi ingatlah kesalahan yang pernah kita lakukan itu untuk tidak lagi diulangi di kemudian hari.

Jadi? Yah… kalo misalnya kita ambil posisi buy EU trus ternyata terfloating minus 100 pips dalam waktu kurang dari 1 jam, apa kita masih ragu untuk melakukan cut loss?

Monday, September 3

Belajar Indikator Forex Parabolic SAR

SAR adalah indikator teknis yang dikembangkan oleh seorang analis bernama Welles Wilder(Pencipta indeks kekuatan relatif). SAR ditampilkan sebagai rangkaian titik-titik ditempatkan/terletak di atas atau di bawah harga.
Dari posisi diatas/bawah tersebut oleh para trader digunakan untuk menghasilkan sinyal transaksi tergantung di mana posisi titik-titik tersebut.


Titik yang diletakkan di bawah harga dianggap sebagai sinyal bullish.
Sebaliknya, titik yang terletak di atas harga menggambarkan bahwa beruang memegang kendali dan bahwa momentum kemungkinan akan tetap mengarah ke bawah.

Seperti kita ketahui bahwa banyak sekali macam indikator dalam trading forex, yang menarik dari parabolic SAR adalah terletak pada kemudahan penggunaannya(mudah dilihat) dari penjelasan singkat diatas terlihat sederhana sekali bukan..
Selain itu indikator ini memiliki keistimewaan lain yaitu dalam menunjukkan saat adanya pembalikan(berakhirnya) suatu trend.
Pada gambar dibawah terlihat bagaimana parabolic SAR membantu memberikan sinyal pembalikan tren. Saat titik baru muncul diatas berarti tren selanjutnya adalah bearish(turun), untuk memastikan tunggu sampai terbentuk 3 titik diatas.
Dan pada contoh berikutnya, titik baru muncul dibawah harga, berarti tren selanjutnya adalah bullish(naik).



Kegunaan lain dari SAR, adalah menunjukkan kepada kita, kapan seharusnya kita harus keluar dari trade kita sekarang.


Pada gambar diatas, Seumpama anda memegang posisi jual, maka ketika parabolic SAR memunculkan 3 titik baru dibawah, sebaiknya segera Anda meng close posisi dan membukukan keuntungan, karena ada kemungkinan besar tren akan berubah bullish, sehingga potensi keuntungan anda menjadi hilang.
Jadi apabila ada 3 titik baru dibawah = tren jual berakhir, bersiap-siap untuk tren beli/bullish.
Sedang ada 3 titik baru diatas = tren beli berakhir, bersiap-siap trend jual/bearish.

Kelemahan Parabolic SAR.

Memang tidak bisa dipungkiri SAR membantu memberikan sudut pandang yang mudah dalam menentukan tren. Namun indikator Parabolic SAR ini hanya akurat apabila suatu tren sudah terbentuk kuat di pasar.
Dalam kondisi dimana harga bergerak secara dramatis(volatile/Choppy) parabolic sar menjadi kurang efektif. Kedua pada kondisi market dimana tren menyamping(sideways), indikator SAR sering memunculkan(false signal) sinyal yang salah.


Kesimpulan:

* Indikator Parabolic SAR ditampilkan dengan pola titik-titik diatas dan dibawah harga.
* Titik di posisi atas = Tren Bearish/Jual/Turun
* Titik di posisi bawah = Tren Bullish/Beli/Naik
* 3 Titik baru di posisi berlawan dengan sekarang, bisa dianggap sebagai sinyal awal akan terjadinya pembalikan arah tren
* Indikator parabolic SAR efektif pada suatu tren yang jelas/kuat atau telah valid di pasar, tren naik atau tren turun.
* Pada kondisi tren menyamping/sideways, atau saat harga bergerak sangat volatile, indikator SAR kurang efektif dan dimungkinkan memunculkan false signal(sinyal salah).
* Seperti pada umumnya tidak ada yg sempurna dalam sebuah indikator, menggabungkan dengan indikator lain untuk menyempurnakan keseimbangan adalah alternatif yg bagus dan bisa dicoba-coba.

 sumber/acuan/gambar : Babypips.com

Saturday, September 1

Meningkatkan Kecepatan Internet Dengan Memilih DNS Tercepat

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi trik dan tips internet terkait dengan cara mudah memilih DNS tercepat dan terdekat dengan menggunakan namebench.
Apa itu DNS?, DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer. Misalnya: internet, DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Secara umum, fungsi DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan nama komputer menjadi IP address) dan terlebih yang paling penting dapat mempercepat koneksi internet.
Nah bagaimana cara memilih DNS yang benar?, apa hanya tinggal mengikuti contoh yang ditulis di artikel. Cara tersebut tentu salah karena beda koneksi tentu beda servernya. Berikut ini, aku akan mencoba memaparkan cara memilih DNS yang benar, dan tentunya yang tercepat dan terdekat.
1. Download namebench disini,
2. Klik dua kali untuk membukanya, tanpa perlu menginstall.
3. Langsung klik Start Benchmark, tanpa perlu setting lagi.
4. Tunggu beberapa menit (tergantung kecepatan koneksi teman-teman), nanti hasilnya akan keluar dalam bentuk html, seperti gambar di bawah ini.
5. Nah pada gambar bagian kanan atas merupakan DNS yang direkomendasikan (Recommended Configuration), yang terdiri dari Primary Server, Secondary Server dan Tertiary Server.
6. Dan yang terakhir, tinggal masukin deh DNS tadi di modem atau di pengaturan network connections atau juga di software lainnya.
(modem)
(TCP/IP)
NB:
  Cara ini aku gunakan pada Windows XP dan dengan koneksi axis, bagi sistem operasi lainnya mungkin    agak berbeda.
Sekian dulu, trik dan tips tentang cara mudah memilih DNS tercepat dan terdekat.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...